
Cipanas, Cianjur – Dalam rangka meningkatkan kompetensi dan budaya akademik di kalangan mahasiswa, Sekolah Tinggi Ilmu Tarbiyah Assaidiyyah (STITAS) menyelenggarakan “Workshop Penulisan Karya Tulis Ilmiah”. Acara yang digelar di aula kampus ini menghadirkan dua narasumber kompeten dari internal STITAS, yaitu Fikri Zauharul Firdaus, M.Pd. dan Mamat Rahmat, M.Pd.I.
Workshop ini bertujuan untuk membekali mahasiswa dengan pengetahuan dan keterampilan praktis dalam menyusun karya tulis ilmiah yang sistematis, logis, dan sesuai dengan kaidah-kaidah akademik. Kegiatan ini diikuti dengan antusias oleh puluhan mahasiswa dari berbagai program studi, termasuk Pendidikan Guru Madrasah Ibtidaiyah (PGMI), Pendidikan Agama Islam (PAI), dan Pendidikan Islam Anak Usia Dini (PIAUD).
Pentingnya Budaya Menulis di Perguruan Tinggi
Dalam sambutannya, Wakil Ketua III Bidang Kemahasiswaan, Fikri Zauharul Firdaus, M.Pd., menekankan pentingnya budaya literasi dan menulis bagi mahasiswa sebagai agen perubahan dan calon intelektual.
“Karya tulis ilmiah adalah mahkota seorang akademisi. Kemampuan untuk menuangkan gagasan, hasil penelitian, dan analisis kritis ke dalam tulisan yang terstruktur bukan hanya sekadar untuk memenuhi tugas akhir atau skripsi, tetapi juga cerminan dari kedalaman berpikir dan kontribusi kita terhadap khazanah keilmuan,” ujar Fikri.
Beliau menambahkan bahwa penguasaan teknik penulisan ilmiah akan menjadi bekal berharga bagi para lulusan STITAS untuk bersaing dan berkarya di tengah masyarakat.
Materi Workshop: Dari Teori Hingga Praktik
Workshop dibagi menjadi dua sesi utama yang saling melengkapi. Sesi pertama, yang dibawakan oleh Mamat Rahmat, M.Pd.I, fokus pada dasar-dasar dan etika dalam penulisan karya ilmiah. Materi yang dibahas meliputi:
- Anatomi karya tulis ilmiah (pendahuluan, tinjauan pustaka, metodologi, pembahasan, kesimpulan).
- Teknik mengutip dan menyusun daftar pustaka yang baik dan benar untuk menghindari plagiarisme.
- Strategi mencari dan memilih sumber referensi yang kredibel.
Pada sesi kedua, Fikri Zauharul Firdaus, M.Pd., yang memiliki rekam jejak dalam pengembangan bahan ajar dan literasi sains, memberikan materi yang lebih teknis dan aplikatif. Beliau membahas tentang:
- Cara merumuskan masalah penelitian yang tajam dan relevan.
- Pemanfaatan teknologi dan aplikasi manajer referensi untuk memudahkan proses penulisan.
- Tips dan trik agar tulisan ilmiah mudah dipahami dan menarik untuk dibaca.
Sesi ini juga diwarnai dengan praktik langsung, di mana para peserta diajak untuk mencoba merumuskan judul penelitian dan kerangka tulisan dari isu-isu yang mereka minati.
Harapan untuk Mahasiswa
Kegiatan ini diharapkan tidak hanya berhenti sebagai acara seremonial, tetapi dapat memantik semangat mahasiswa untuk mulai aktif menulis dan meneliti. STITAS berkomitmen untuk terus memfasilitasi pengembangan kompetensi mahasiswa melalui berbagai program serupa di masa mendatang. Dengan adanya workshop ini, diharapkan kualitas skripsi dan karya ilmiah mahasiswa STITAS akan semakin meningkat, sejalan dengan visi lembaga untuk melahirkan pendidik yang profesional, berkarakter, dan berwawasan Islam.
No responses yet