
Cipanas, Jawa Barat – Dalam rangka memastikan kualitas dan efektivitas program pengabdian kepada masyarakat, Abdul Basit Amarulloh, M.Pd., selaku Dosen Pembimbing Lapangan (DPL), melaksanakan kunjungan monitoring dan evaluasi (monev) ke lokasi Kuliah Kerja Nyata (KKN) dan Program Kreativitas Mahasiswa (PKM) di Desa Cipanas, khususnya di Kampung GBO. Kegiatan ini bertujuan untuk meninjau secara langsung progres program, memberikan arahan, serta memotivasi mahasiswa yang tengah mengabdi di tengah masyarakat.
Kunjungan yang dilaksanakan pada pertengahan semester ini disambut hangat oleh para mahasiswa serta beberapa perwakilan warga Kampung GBO. Dalam sesi monitoring ini, Abdul Basit Amarulloh, M.Pd. mengajak para mahasiswa untuk berdiskusi mengenai perkembangan program kerja yang telah dirancang dan dilaksanakan.
“Monitoring ini adalah bagian esensial dari proses pembimbingan,” ujar Abdul Basit. “Kami ingin memastikan bahwa program yang dijalankan oleh mahasiswa tidak hanya sekadar formalitas, tetapi benar-benar memberikan dampak positif dan solusi nyata bagi permasalahan yang ada di masyarakat Desa Cipanas.”
Dialog Interaktif dan Evaluasi Program
Pada sesi diskusi, setiap kelompok mahasiswa memaparkan kemajuan program mereka. Beberapa program unggulan yang menjadi sorotan antara lain:
- Program PKM Kewirausahaan: Pengembangan produk lokal berbasis singkong untuk meningkatkan nilai jual dan pendapatan warga.
- Program KKN Pendidikan: Pendirian pojok baca dan bimbingan belajar gratis bagi anak-anak Kampung GBO untuk meningkatkan minat literasi.
- Program KKN Lingkungan: Inisiasi program bank sampah dan pembuatan kompos sebagai solusi pengelolaan sampah rumah tangga.
Abdul Basit Amarulloh, M.Pd. memberikan masukan konstruktif terhadap setiap program. Ia menekankan pentingnya partisipasi aktif warga sebagai kunci keberlanjutan program setelah masa KKN dan PKM berakhir. “Jangan sampai program ini berhenti ketika mahasiswa pulang. Ajak warga, berikan mereka pelatihan, dan bangun sistem agar masyarakat bisa mandiri melanjutkan program ini,” pesannya kepada para mahasiswa.
Selain berdiskusi dengan mahasiswa, beliau juga menyempatkan diri untuk berbincang dengan kepala dusun setempat dan beberapa warga penerima manfaat program. Warga menyambut baik kehadiran mahasiswa dan merasakan dampak positif dari program-program yang telah berjalan.
Motivasi dan Harapan untuk Masa Depan
Di akhir kunjungannya, Abdul Basit Amarulloh, M.Pd. memberikan apresiasi atas kerja keras dan dedikasi para mahasiswa. Ia mengingatkan bahwa KKN dan PKM adalah kesempatan berharga untuk mengaplikasikan ilmu yang didapat di bangku kuliah sekaligus belajar tentang kehidupan bermasyarakat secara nyata.
“Terus jaga semangat, kekompakan, dan nama baik almamater. Pengalaman di Desa Cipanas ini akan menjadi bekal yang sangat berharga bagi kalian di masa depan,” tutupnya.
Kegiatan monitoring ini diharapkan dapat menjaga kualitas pelaksanaan program, menyelesaikan kendala di lapangan, serta memastikan bahwa kegiatan pengabdian kepada masyarakat yang dilakukan oleh perguruan tinggi dapat benar-benar dirasakan manfaatnya secara berkelanjutan oleh warga Desa Cipanas.
No responses yet